Tampilkan postingan dengan label Teks Cerita Fabel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teks Cerita Fabel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Oktober 2015

Fabel

1. Fabel adalah cerita pendek berupa dongeng yang menggambarkan watak dan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binatang. Karakter-karakter yang terdapat pada binatang tersebut dianggap mewakili karakter-karakter manusia dan diceritakan mampu berbicara dan bertindak seperti halnya manusia. Fabel diceritakan bukan dengan tujuan menghibur semata, tetapi juga sebagai media pendidikan moral di dalamnya terselip nilai luhur, yakni pengenalan tentang budi pekerti.

2. Struktur teks cerita fabel adalah sebagai berikut.
- Orientasi: berisi pengenalan para tokoh, tempat, dan waktu
- Komplikasi: berisi awal permasalahan yang diikuti masalah-masalah lain
- Klimaks: berisi puncak permasalahan
- Resolusi: berisi penyelesaian masalah yang dihadapi para pelaku

3. Kata sifat adalah kata yang mendeskripsikan sifat atau keadaan sesuatu.

4. Kata keterangan adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada orang lain.

5. Kata kerja transitif adalah kata kerja yang membutuhkan pelengkap atau obejk. Sedangkan kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap atau objek.

6. Cerita fabel diklasifikasikan menjadi cerita fabel fantasi dan ilmiah.

7. Unsur intrinsik dalam cerita fabel adalah tema, tokoh, penokohan, alur, dan latar.

8. Langkah-langkah membuat ringkasan yang baik dan teratur adalah sebagai berikut:
- membaca dan memindai teks cerita asli
- mencatat ide pokok atau gagasan utama
- mengolah ulang atau mengadakan reproduksi

Mengulas dan Meringkas Teks Cerita Fabel

Mengulas Teks Cerita Fabel

Kaidah teks merupakan pedoman yang dijadikan sebagai acuan dalam mengulas dan mengkaji sebuah teks. Dalam bahasa Indonesia, ada beberapa kaidah teks yang perlu dijadikan pedoman ketika kita akan mengkaji sebuah teks, diantaranya adalah penggunaan huruf kapital dan tanda baca.

Mengulas Teks Cerita Fabel

Ringkasan dalam teks naratif disebut juga dengan sinopsis. Ringkasan cerita fabel adalah bentuk pemendekan dari sebuah cerita dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik cerita tersebut.

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat ringkasan/sinopsis yang baik dan teratur.

1. Membaca dan memindai teks cerita asli

Membaca teks cerita asli merupakan cara pertama yang harus dilakukan oleh seseorang dalam pembuatan suatu ringkasan/sinopsis. Bacalah teks cerita beberapa kali untuk mengetahui tujuan dan sudut pandang penulis teks cerita tersebut.

2. Mengidentifikasi dan mencatat intisari/gagasan utama teks cerita fabel

Setelah membaca teks cerita asli, identifikasi dan catatlah intisari teks mulai dari tahap orientasi, komplikasi, klimaks, dan resolusi.

3. Menulis ringkasan berdasarkan materi.
4. Gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
5. Dialog atau monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.

Mengklasifikasikan, Menelaah, dan Merevisi Teks Cerita Fabel

Klasifikasi Teks Cerita Fabel

Cerita fabel diklasifikasikan kedalam dua jenis, yaitu fabel fantasi dan fabel fiksi ilmiah.

Fabel fantasi adalah cerita pendek berupa dongeng yang menggambarkan watak dan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binatang.

Sedangkan fabel fiksi ilmiah memiliki semua unsur fabel fantasi tetapi dipengaruhi atau mengandung unsur sains dan teknologi yang diimajinasikan ke dalam cerita ataupun diimajinasikan ke dalam hewan sebagai pemeran dalam cerita.

Penelaahan Teks Cerita Fabel

Dalam menelaah suatu teks cerita fabel kita harus membaca dan mengkaji teks cerita tersebut dengan seksama. Dalam menelaah cerita fabel, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah unsur-unsur intirinsik atau unsur pembangun cerita tersebut. Unsur interinsik adalah unsur yang membangun teks dari dalam, yaitu tema, tokoh, penokohan, alur, dan latar.

- Tema adalah masalah pokok yang menjadi dasar sebuah cerita.
- Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam sebuah cerita.
- Penokohan adalah sifat atau watak yang diberikan pengarang kepada para tokoh dalam sebuah cerita.
Pembagian tokoh berdasarkan fungsi penampilan tokoh adalah tokoh protagonis, antagonis, dan tetragonis.
- Alur/plot adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah cerita yang disusun secara kronologis.
Pembagian alur adalah alur maju, alur mundur, dan alur maju mundur.
- Latar adalah seluruh keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah cerita.
- Amanat/pesan adalah pesan yang terkandung dalam cerita tersebut.

Membedakan Teks Cerita Fabel dengan Cerita Pendek dan Menyusun Teks Cerita Fabel

Cerita fabel dan cerita pendek tergolong dalam katagori teks naratif. Ceria pendek atau sering disingkat cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa naratif pendek. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novel. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman.

Langkah-langkah Menyusun Teks Cerita Fabel

- Menemukan bahan untuk menulis cerita fabel dari berbagai sumber (pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, berita di televisi, koran, majalah, dll).
- Mengembangkan garis besar kerangka/alur cerita fabel.
- Menulis pembuka cerita fabel (perkenalan tokoh dan peristiwa).
- Menghidupkan tokoh dengan dialog.
- Mengembangkan latar untuk menghidupkan cerita.
- Menuliskan penyelesaiannya.

Analisis Struktur Teks dari Cerita Fabel Kelinci Putih

Kelinci Putih

Orientasi

Di sebuah kerajaan rimba bertahtalah kaisar badak. Belum lama pasukan Kaisar Badak berhasil merebut tahta kerajaan dari tangan singa dan pasukannya. Pasukan Kaisar Badak sangat kuat. Kulit mereka rebal dan cula mereka sangat berbahaya. Tak ada binatang lain yang berani menghadapinya.

Kaisar Badak sangat kejam. Setiap hari penduduk hutan dipaksa menyerahkan makanan sebagai pajak untuk kerajaan. Mereka dibiarkan kelaparan.

Komplikasi

Pada suatu hari, seekor kelinci putih ditangkap prajurit badak karena ketahuan mencuri wortel. Kelinci itu dijebloskan ke dalam penjara. Ia bernama Cici. Cici nekat mencuri wortel karena sangat lapar. Berhari-hari ia tidak makan. Pasukan badak merampas semua persediaan makanan para kelinci. Cici ingin pasukan badak diusir dari hutan agar kedamaian dapat kembali dirasakan seluruh warga hutan.

Saat Cici termangu sambil berlinang air mata, terdengarlah suara, "Jangan bersedih sahabatku, aku akan menolongmu keluar dari sini."

Cici menoleh ke arah datangnya suara itu. Tak ada siapa-siapa di ruangan itu. Hanya ada dia dan sebatang sapu di bawah jendela berjeruji besi. Tiba-tiba dilihatnya sapu itu bergerak.

Komplikasi

"Kaukah yang bicara, hai sapu?" tanya Cici heran.
"Benar. Namaku Pupu," jawab sapu itu. "Mari kita keluar!"
"Tapi bagaimana caranya?"
"Naiklah ke punggungku. Jeruji di jendela itu temanku. Mereka akan memberi jalan untuk keluar dari sini."

Benar saja. Saat Cici naik ke punggung Pupu, jeruji jendela membengkok sehingga Pupu dapat membawa Cici terbang keluar dari penjara itu. Pupu membawa Cici ke bulan menemui Nini Anteh untuk meminta pertolongan.

Di bulan, Cici dan Pupu bertemu Nini Anteh yang tinggal dengan kucing kesayangannya. Nini Anteh suka sekali menenun. Sayangnya, beberapa hari yang lalu alat tenunnya jatuh ke bumi ke istana Kaisar Badak. Kedatangan Cici dan Pupu adalah sebuah kebetulan yang diharapkan. Nini Anteh meminta Cici mengambilkan alat tenunnya. Cici diberi bekal senjata tusuk konde wasiat.

Klimaks

Cici mengumpulkan warga hutan untuk menyerang pasukan badak. Ada pasukan harimau, benteng, gajah, dan kambing hutan yang gagah. Dengan berbekal tusuk konde pemberian Nini Anteh, Cici memimpin pasukannya menyerang pasukan badak.

Kaisar Bdak tidak mampu menahan tusuk konde wasiat. Banyak badak terluka parah. Kaisar Badak mati tertembus tusuk konde wasiat. Mahkotanya dapat direbut. Akhirnya, pasukan badak lari kocar-kacir. Mereka terdesak hingga ke daerah bernama Ujung Kulon.

Resolusi

Cici berhasil menemukan alat tenun Nini Anteh. Bersama Pupu diantarkannya alat tenun itu pada Nini Anteh. Bukan main senangnya Nini Anteh menemukan alat tenun kesayangannya. Diberinya Cici hadiah berupa baju baru. Cici senang sekali. Baju yang dipakainya memang sudah kesempitan.

Sebenarnya Cici ingin berlama-lama di bulan, tetapi ia rindu keluarganya di bumi. Ia pun pamit pulang ke bumi menemui ayah, ibu, kakak, dan adiknya yang lama ditinggalkannya.

Jumat, 16 Oktober 2015

Memahami dan Menangkap Makna Teks Cerita Fabel

Pengertian Teks Cerita Fabel

Fabel adalah cerita pendek berupa dongeng yang menggambarkan watak dan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binatang. Karakter-karakter yang terdapat pada binatang tersebut dianggap mewakili karakter-karakter manusia dan diceritakan mampu berbicara dan bertindak seperti halnya manusia. Fabel diceritakan bukan dengan tujuan menghibur semata, tetapi juga sebagai media pendidikan moral yang di dalamnya terselip nilai luhur, yakni pengenalan tentang budi pekerti.

Ciri-ciri Teks Cerita Fabel
Berikut ini adalah ciri-ciri fabel.

a. Teks bersifat fiksi.
b. Hewan sebagai tokoh utama yang dapat bertingkah seperti manusia (berbicara dan berpikir). Ada berbagai jenis hewan yang biasa digunakan dalam fabel. Kancil dan rubah biasanya digunakan untuk mewakili karakter cerdik, sementara serigala digunakan untuk mewakili karakter rakus, licik, dan serakah.
c. Kata-kata yang sering digunakan sebagai kata pembuka adalah pada zaman dahulu, pada suatu hari, waktu itu, alkisah, ketika itu, dll.
d. Umumnya, tokoh baik akan berakhir bahagia dan tokoh jahat berakhir sengsara atau mendapatkan akibatnya.
e. Menunjukkan penggambaran moral atau nilai moral dan karakter manusia serta kritik tentang kehidupan di dalam ceritanya.
f. Menggunakan latar belakang alam.

Struktur Teks Cerita Fabel
Teks cerita fabel memiliki struktur seperti berikut.

- Orientasi: pendahuluan cerita dengan memperkenalkan tokoh-tokoh dan di mana terjadinya cerita.
- Komplikasi: permulaan munculnya permasalahan di antara tokoh-tokoh dalam cerita fabel menuju klimaks.
- Klimaks: puncak inti permasalahan di antara tokoh-tokoh dalam cerita fabel.
- Resolusi: pemecahan permasalahan yang dihadapi para tokoh dan merupakan akhir dari cerita.

Ciri-ciri Kebahasaan Teks Cerita Fabel

- Memuat kata sifat untuk mendeskripsikan pelaku, penampilan fisik, atau kepribadiannya.
- Memuat kata keterangan untuk menggambarkan latar (waktu, tempat, dan suasana).
- Memuat kata kerja yang menunjukkan peristiwa-peristiwa yang dialami para tokoh.
- Memuat sudut pandang pengarang (point of view).